Bogor- Satgas Antimafia Tanah menangkap 6 orang, termasuk oknum pejabat di Kantor Pertanahan (Kantah) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor terkait kasus mafia tanah. Enam tersangka itu terdiri atas 1 ASN, 3 petugas PTSL, dan 2 masyarakat biasa yang disebut calo. Keenam tersangka yang ditangkap memiliki peran masing-masing. Disampaikan saat meninjau Pelayanan Pertanahan di Kab. Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok, 8 September 2021 - SOFYAN A. DJALIL. Menteri ATR/Kepala BPN. Apersi Banten Bentuk Pokja Bareng BPN Kabupaten Tangerang 2022-04-07. Dewan Perwakilan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Banten melakukan KantorPertanahan Kabupaten BogorAplikasi Validasi Mandiri Online. Lupa Password ? SUKAMAKMUR- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor mendukung Kejaksaan Agung dengan mendata penyitaan atau perampasan lahan ratusan hektar kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) korupsi Lee Dharmawan yang berada di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. "Untuk di Sukamakmur, semua itu baru di lacak oleh BLBI dan kita hanya menyiapkan datanya saja soal Masukannama dan sandi untuk masuk. Nama Pengguna: Ingat nama. Kata sandi: Ingat sandi. IniDia Layanan Sistem Online Pertanahan BPN Kabupaten Bogor admin01 April 15, 2020 Komentar Rekomendasi untuk kamu Kantor Advokat Law Firm Berto Tumpal Harianja and Partners di Cibinong Resmi Berdiri Cibinong, Law Firm Berto Tumpal Harianja, S.H M.H. & Patners kembali menggelar syukuran Zzzkf6h. BOGOR – Petugas BPN Kabupaten Bogor berinisiatif mendatangi rumah pemohon untuk mengambil sumpah sertipikat tanah pengganti yang hilang. Langkah ini diambil karena pemohon tersebut tengah sakit sehingga tidak bisa hadir ke kantor BPN. Layanan ini diluar kebiasaan. Sebab pengambilan sumpah sertipikat hilang jadi bagian proses pengurusan sertipikat yang tidak bisa ditinggalkan. Dan mestinya, pengambilan sumpah sertipikat dilakukan di loket pertanahan atau dengan mendatangi kantor pertanahan. Bapak Nasan yang bertempat tinggal di kawasan Bantar gebang bekasi menyatakan sangat senang dengan kedatangan petugas BPN. “karena saya sakit, jadi saya ga bisa datang ke BPN. Malah mereka yang datang. Saya bersyukur sekali. Terimakasih BPN,” ungkap pak nasan Untuk diketahui, sumpah ini perlu dilakukan dan sudah menjadi syarat dan prosedur dalam pemenuhan berkas kelengkapan dalam pelayanan pendaftaran sertipikat pengganti karena hilang. Bagi masyarakat yang kehilangan sertipikat tanah tidak perlu prelone online no prescription Dengan itikad baik, masyarakat dapat mengajukan pendaftaran sertipikat pengganti ke BPN Kabupaten Bogor dengan menyertakan dokumen berupa Fotocopy sertipikat jika ada, surat kehilangan dan hasil berita acara pemeriksaan dari kepolisian, fotokopi KTP, dan SPPT PBB, dan Surat pernyataan dibawah sumpah. Proses penyelesaian Berkas maksimal diselesaikan selama 40 hari dengan biaya Ke Negara sebesar 50 ribu utk pendaftarannya dan biaya sumpah sebesar 200 ribu. “Kami berusaha dengan tekad memudahkan pelayanan kepada masyarakat, akan mendatangi jika memang sangat urgent kondisinya tdk dapat hadir ke kantor,” jelas kepala kantor BPN Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto kepada wartawan. Menurutnya, Sistem memudahkan pelayanan tanpa mengabaikan aspek Hukum sangat penting untuk dapat mewujudkan zona integritas. Masyarakat menjadi puas dengan layanan BPN. “Namun kita tetap merasa aman dengan produk yang kita hasilkan,” jelasnya Dia mengatakan, BPN Kab Bogor memang tengah berbenah. Melalui program jemput bola. Dengan begitu diharapkan dapat membangun kepercayaan publik yang lebih baik kepada BPN Kabupaten Bogor. “Bantu Kami menjadi lebih baik,” pesan Sepyo Achanto menutup ulasannya. Kabupaten Bogor ANTARA - Badan Pertanahan Nasional BPN Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menargetkan pembukaan kantor perwakilan di Kecamatan Leuwiliang pada 2023, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor. "Nantinya seperti kantor perwakilan di wilayah timur Kabupaten Bogor itu sangat membantu masyarakat di sana. Karena pelayanan lebih dekat kepada masyarakat," kata Kepala BPN Kabupaten Bogor, Yan Septe­dyas di Cibinong, Bogor, Kamis. Sebagai tahap awal, menurut dia, kantor BPN perwakilan wilayah barat hanya akan melayani empat kecamatan, yakni Leuwiliang, Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga. Namun, jumlah tersebut masih memungkinkan untuk ditambah, sesuai usulan dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Baca juga BPN bersama BPS siapkan Satu Data Pangan dari 514 kota dan kabupaten "Wilayah yang nantinya akan dipindahkan pelayanannya kan empat kecamatan, nanti mungkin bisa bertambah lagi kita belum dapat yang pastinya berapa," terangnya. Pria yang akrab disapa Dyas itu menyebutkan bahwa BPN membutuhkan infrastruktur, sumber daya manusia dan anggaran yang mumpuni untuk membuka layanan di Kecamatan Leuwiliang. "Kemarin dari Pemkab Bogor sudah membantu untuk mempersiapkan infrastrukturnya. Tinggal dari kami sedang membuat RKA rencana kerja dan anggaran untuk kebutuhan lainnya," kata Dyas. Ia memperkirakan setidaknya membutuhkan 75-100 pegawai untuk ditugaskan di kantor BPN perwakilan wilayah barat Kabupaten Bogor. Baca juga Pemkab Bogor target sertifikatkan bidang aset yang belum terdaftar di BPN Dengan rencana pembukaan pelayanan pertanahan di wilayah barat, maka nantinya jumlah kantor pelayanan BPN di Kabupaten Bogor menjadi tiga lokasi, yaitu di Cibiong yang merupakan kantor induk, dan di Cileungsi sebagai perwakilan wilayah timur. "Sebenarnya tiga kantor untuk melayani 40 kecamatan masih belum ideal, apalagi jika melihat letak geografis Kabupaten Bogor seperti ini," tuturnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor sudah menyiapkan infrastruktur berupa tempat untuk kantor BPN perwakilan wilayah barat, yaitu di lokasi bekas kantor Kecamatan Leuwiliang. Baca juga BPN meluncurkan situs panel harga pangan "Kantornya sudah dipersiapkan, kami ingin segera berdiri di sana untuk melayani masyarakat Bogor barat. Jadi untuk kepentingan rakyat, apapun akan kami lakukan," kata Burhan. Ia menyebutkan masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor hingga kini masih harus mengakses ke kantor BPN di Cibinong dengan jarak tempuh mulai dari dua jam hingga empat jam untuk melakukan pengurusan sertifikat. BOGOR- Para petinggi Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ATR/ BPN Kabupaten Bogor mulai melakukan proyeksi sekaligus mempersiapkan semua Sumber Daya Manusia SDM nya untuk masuk ke era digitalisasi dalam layanan. Digitalisasi layanan adalah salah satu indikator layanan berkelas dunia yang harus di raih ATR/BPN Kabupaten Bogor untuk bisa sejajar dengan lembaga lain yang sudah maju dan modern. “Kita sudah melakukan kegiatan yang secara khusus melakukan evaluasi kinerja pelaksana, intinya memang mau tidak mau kita harus bisa memberi layanan berkelas dunia. Salah satu indikatornya semua SDM harus melek tehknologi,” ujar Kasubag TU ATR/BPN Kabupaten Bogor, Noor Azizah kepada wartawan di sela kegiatan evaluasi kinerja ATR/BPN Kabupaten Bogor Senin 31/8/20 lalu. Menurutnya, tuntutan layanan berkelas dunia tidak bisa di hindari. Pasalnya, kepentingan pertanahan tidak hanya kepentingan sertipikasi rumah-rumah hunian. Namun sudah jadi kepentingan investasi yang tidak hanya investasi lokal namun juga investasi internasional di Indonesia. Dengan begitu, kata Noor Azizah kalau pun tidak bisa mengoperasionalkan perangkat teknologi, SDM ATR/BPN Kabupaten Bogor minimal paham teknologi. Wanita yang akrab disapa Inung itu meminta agar seluruh pelaksana di semua lini kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor selalu update teknologi. “Suatu saat mungkin sertipikat hanya satu lembar, suatu saat mungkin pelayanan tatap muka ditiadakan semua,” jelasnya. Dalam kondisi seperti itu, lanjut Inung, petugas layanan dan pemohon hanya bertemu melalui dunia maya melalui media teknologi. “Jadi kebiasaan/budaya kerja yang tidak support ke arah digitalisasi sebaiknya sudah mulai ditinggalkan sedikit demi sedikit,” ujarnya. Saat ini, sebagian layanan di kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor sudah berbasis teknologi. Diantaranya adalah melakukan pendaftaran permohonan sertipikat dengan cara online. Tentang evaluasi kinerja yang bertema “Menuju pelayanan pertanahan berstandar kelas dunia, Inung mengatakan pihaknya juga melakukan refresh semangat dan motivasi kepada seluruh pelaksana kinerja ATR/BPN Kabupaten Bogor. Acara tersebut sekaligus digunakan untuk forum peningkatan kompetensi petugas loket. “Kita akan selalu perbaikan semua dengan harapan layanan akan terus dan terus meningkat,” pungkasnya. Red

bpn kabupaten bogor online